RSUD
Mokopido

Jl. Lanoni II No.37

Tolitoli

08:00 - 14:00 (Senin - Sabtu)

mokopido@gmail.com
Halaman Depan Aplikasi.jpg
Jumat, 25 Juli 2025

RSUD MOKOPIDO TERAPKAN APLIKASI "PRENA" UNTUK PRESENSI NON-ASN: LANGKAH DIGITALISASI MENUJU TATA KELOLA YANG LEBIH EFEKTIF

Tolitoli, 02 januari 2025 — Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan efisiensi administrasi kepegawaian, RSUD Mokopido Tolitoli resmi menerapkan aplikasi PRENA (Presensi Non ASN) sebagai sistem absensi digital bagi seluruh pegawai Non-ASN. Inovasi ini merupakan bagian dari transformasi digital layanan internal rumah sakit untuk mendukung tata kelola yang akuntabel, transparan, dan modern. Aplikasi PRENA memanfaatkan teknologi berbasis lokasi dan scan Barcode untuk mencatat kehadiran pegawai secara real-time dan otomatis, sehingga mengurangi potensi manipulasi data presensi dan meningkatkan akurasi laporan kehadiran. Direktur RSUD Mokopido, dr. Abdul Kadir Hi Tahir, menyampaikan bahwa peluncuran PRENA menjadi salah satu bentuk komitmen rumah sakit dalam memperkuat manajemen SDM. “PRENA hadir untuk menjawab tantangan presensi manual yang selama ini rentan kesalahan dan keterlambatan input. Dengan sistem ini, kita harapkan kedisiplinan meningkat, data kepegawaian lebih rapi, dan pengawasan menjadi lebih mudah,” jelasnya. Manfaat Penggunaan Aplikasi PRENA: 1. ✅ Efisiensi Waktu: Pegawai cukup melakukan presensi melalui smartphone dalam hitungan detik. 2. ✅ Akuntabilitas: Data presensi terekam secara digital, lengkap dengan waktu dan lokasi, sehingga lebih transparan. 3. ✅ Monitoring Mudah: Atasan dapat memantau kehadiran pegawai secara harian dan real-time. 4. ✅ Pengurangan Penggunaan Kertas: Presensi tidak lagi memerlukan dokumen manual, mendukung program “Go Green”. 5. ✅ Integrasi Data: Memudahkan rekap kehadiran untuk keperluan evaluasi kinerja dan pembayaran honor. Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Awaludin, SH, menjelaskan bahwa PRENA juga dirancang menyesuaikan kebutuhan rumah sakit yang memiliki sistem kerja shift dan mobilitas tinggi. “Aplikasi ini fleksibel dan mudah digunakan, bahkan oleh pegawai lapangan atau tenaga yang bekerja di luar jam reguler. Monitoring juga jadi lebih efisien,” ujarnya. Implementasi PRENA diharapkan menjadi langkah awal menuju digitalisasi sistem kepegawaian di lingkungan RSUD Mokopido, sekaligus inspirasi bagi instansi lain di Kabupaten Tolitoli.